News

Update terbaru seputar dunia ekonomi

DISKON 50% ANGSURAN PPH PASAL 25 BISA DIPAKAI MULAI JANUARI? AJUKAN ULANG
by Admin - Satvika Consulting  |  April 14, 2021

Berdasarkan atas ketentuan Pasal 19 ayat (6) PMK 9/2021, sejak masa pajak Januari 2021 pemberi kerja atau wajib pajak (WP) dapat memanfaatkan insentif pengurangan 50% angsuran PPh Pasal 25.  Pasal 19 PMK 9/2021 menjelaskan wajib pajak yang telah menyampaikan pemberitahuan pemanfaatan insentif pengurangan angsuran PPh Pasal 25 berdasarkan PMK 23/2020, PMK 44/2020, atau PMK 86/2020 s.t.d.d. PMK 110/2020 harus menyampaikan kembali pemberitahuan. Insentif ini merupakan salah satu dari 6 insentif yang kembali diberikan untuk wajib pajak terdampak Covid-19. Wajib pajak yang telah memanfaatkan insentif pada 2020 harus menyampaikan kembali pemberitahuan kepada Ditjen Pajak (DJP) untuk mendapatkan lagi diskon 50% angsuran PPh Pasal 25 pada tahun ini. 

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 9/2021, wajib pajak yang telah memanfaatkan fasilitas pengurangan angsuran PPh Pasal 25 sebesar 50% masih tetap bisa mendapatkan fasilitas tersebut hingga Juni 2021. Adapun besarnya angsuran PPh Pasal 25 dalam tahun pajak berjalan yang masih harus dibayar sendiri oleh wajib pajak untuk setiap bulan dihitung berdasarkan ketentuan dalam Pasal 25 Undang-Undang PPh. Angsuran itu juga bisa berasal dari perhitungan sesuai peraturan menteri keuangan mengenai penghitungan angsuran PPh dalam tahun pajak berjalan yang harus dibayar sendiri oleh wajib pajak baru, bank, BUMN, BUMD, wajib pajak masuk bursa, wajib pajak lainnya yang berdasarkan ketentuan diharuskan membuat laporan keuangan berkala, dan wajib pajak orang pribadi pengusaha tertentu.

Pemanfaatan diskon angsuran PPh Pasal 25 dilakukan dengan menyampaikan pemberitahuan kepada kepala KPP tempat wajib pajak terdaftar melalui saluran tertentu pada laman www.pajak.go.id. Kepala KPP tempat wajib pajak terdaftar menerbitkan surat pemberitahuan berhak memanfaatkan insentif (bila wajib pajak memenuhi kriteria) atau tidak berhak memanfaatkan (bila wajib pajak tidak memenuhi kriteria. Bagi wajib pajak yang belum memanfaatkan insentif pada 2020, pengurangan besarnya angsuran PPh Pasal 25 berlaku sejak masa pajak pemberitahuan disampaikan. Dikutip dalam penggalan Pasal 14 ayat (2) PMK 9/2021, wajib pajak harus menyampaikan laporan realisasi pengurangan besarnya angsuran PPh Pasal 25 paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir.

Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 12 PMK 9/2021, ada 3 kriteria wajib pajak yang bisa memanfaatkan insentif diskon angsuran PPh Pasal 25. 

  1. Memiliki kode klasifikasi lapangan usaha (KLU) yang ada dalam lampiran PMK 9/2021 (1.018 KLU).
  2. Telah ditetapkan sebagai perusahaan KITE.
  3. Telah mendapatkan izin penyelenggara kawasan berikat, izin pengusaha kawasan berikat, atau izin PDKB. Ketiga kriteria ini tidak bersifat akumulatif.

Cara mengajukan permohonan ulang diskon angsuran PPh Pasal 25 melalui DJP Online, meliputi:

  1. Akses DJP Online. Isikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), password, dan kode keamanan.
  2. Pada menu utama, pilih menu Layanan dan klik Info KSWP. Jika Info KSWP tidak tersedia, silakan untuk mengaktifkan terlebih dahulu fitur tersebut.
  3. Setelah memilih fitur Info KSWP, kemudian akan diarahkan untuk memilih keperluan. Jika tidak menemukan fasilitas pengurang PPh Pasal 25 (PMK 9/2021), pilih fasilitas pengurang PPh Pasal 25 (PMK 86/2020).
  4. Setelah itu, isi kode keamanan lalu klik Submit. Jika mendapatkan notifikasi berupa “sudah pernah mengajukan fasilitas”, permohonan atau pemberitahuan akan secara otomatis terekam dalam sistem DJP. Namun apabila belum pernah mengajukan fasilitas, akan terlihat tiga kriteria wajib pajak yang dapat mengajukan fasilitas diskon angsuran PPh Pasal 25. Bila Wajib Pajak termasuk dalam salah satu kriteria tersebut, status yang akan tertulis Terpenuhi.
  5. Selanjutnya klik Simpan Permohonan. Kemudian nanti akan mendapatkan notifikasi dari DJP jika permohonan sudah tersimpan dalam sistem dan wajib pajak diwajibkan untuk menyampaikan laporan realisasi. Setelah itu, klik Ya. Apabila tidak ada persoalan akan mendapatkan notifikasi kembali dari otoritas pajak berupa surat permohonan fasilitas diskon angsuran PPh Pasal 25 Anda sudah disetujui. Selesai. 

 

Penulis               : Luh Ayu Prastista Artami (Mahasiswa PKL Politeknik Negeri Bali)

Pic                   : pajak.go.id