News

Update terbaru seputar dunia ekonomi

Pengusaha Kecil Juga Dikenakan Pajak?
by Admin - Satvika Consulting  |  April 14, 2021

Pengusaha adalah orang yang menjalankan aktivitas usaha baik jual beli maupun usaha produksi yang bertujuan untuk memperoleh laba. Pengusaha kecil merupakan pengusaha yang selama satu tahun buku melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak dengan jumlah peredaran bruto atau penerimaan bruto yang tidak lebih dari Rp 4.800.000.000, dimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 197/PMK.03/2013.

Pengusaha kecil harus melaporkan usahanya untuk dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak, jika sampai satu bulan dalam tahun buku, jumlah peredaran bruto dan atau penerimaan brutonya melebihi batas yang telah ditetapkan tersebut. Pengusaha harus melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai PKP paling lama di akhir bulan berikutnya setelah bulan saat jumlah peredaran bruto dan atau penerimaan brutonya melebihi batas pengusaha kecil.

PKP juga bisa mengajukan permohonan pencabutan pengukuhan sebagai PKP jika jumlah peredaran bruto dan atau penerimaan brutonya dalam satu tahun buku tidak melebihi batas yang telah ditentukan tersebut dengan mengajukan permohonan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak tempat Pengusaha dikukuhkan sebagai PKP paling lambat 1 bulan sejak berakhirnya tahun buku. Direktur Jenderal Pajak wajib memberikan keputusan dalam jangka waktu 2 bulan sejak permohonan pencabutan pengukuhan diterima. Jika dalam jangka waktu tersebut Direktur Jenderal Pajak tidak memberikan keputusan, maka permohonan pencabutan pengukuhan dianggap diterima.

Hal-hal yang perlu diketahui tentang pengusaha kecil,yaitu:

  1. Tidak wajib memasukkan SPT Masa PPN
  2. Diwajibkan membuat pencatatan atau pembukuan
  3. Dilarang membuat faktur pajak
  4. Wajib lapor untuk dikukuhkan sebagai PKP, bagi pengusaha kecil yang memperoleh peredaran bruto di atas batas yang telah ditentukan.

 

Oleh                : Rika Wahyuni

Universitas      : Politeknik Negeri Bali