News

Update terbaru seputar dunia ekonomi

Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Badan Usaha Perseroan Terbatas
by Admin - Satvika Consulting  |  September 19, 2020

Pemerintah Kini memberikan penuruan Tarif pajak penghasilan (PPh) bagi wajib pajak badan dalam negeri bentuk Perseroan Terbatas. hal ini tercantum pada PP No.30 Tahun 2020 dimana peraturan ini merupakan salah satu turunan dari UU No.2 Tahun 2020 yang berlaku pada 19 Juni 2020.

Dalam PP ini dijelaskan bahwa pasar modal memiliki peran penting dalam pertumbuhan perekonomian khususnya dalam bidang investasi dengan adanya PP ini Fasilitas penurunan tarif ini diharapkan dapat meningkatkan peranan pasar modal sebagai sumber pembiayaan dunia usaha dan mampu mendorong peningkatan jumlah perseroan terbuka serta meningkatkan kepemilikan publik pada perseoran terbuka tersebut.Penurunan Tarif pajak yang didapat sebesar 5% dari tarif normal atau tarig PPh menjadi sebesar 20%.

                Untuk memperoleh fasilitas penurunan tarif tersebut, Wajib Pajak Badan Dalam Negeri berbentuk Perseroan Terbuka harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. paling sedikit 40% jumlah keseluruhan saham yang disetor dicatat untuk diperdagangkan di bursa efek di Indonesia dan masuk dalam penitipan kolektif di lembaga penyimpanan
  2. saham-saham tersebut harus dimiliki oleh paling sedikit 300 pihak dengan ketentuan masing-masing pihak hanya boleh memiliki saham kurang dari 5% dari keseluruhan saham yang ditempatkan dan disetor penuh; dan
  3. Ketentuan pada butir (1) dan (2) harus dipenuhi dalam jangka waktu paling singkat 183 hari kalender dalam jangka waktu satu Tahun Pajak.

 

Dalam pengajuan penurunan tarif ini dapat dengan self assessment dengan cara melampiran semua persyaratan yang diperlukan.