News

Update terbaru seputar dunia ekonomi

Perbandingan PMK 44 dan PMK 86 Tahun 2020
by Admin - Satvika Consulting  |  August 09, 2020

Dimasa pandemi ini pemerintah sekarang sering kali mengeluarkan peraturan - peraturan terbaru khususnya dibidang perpajakan dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Belum lama ini pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 44 Tahun 2020 (PMK 44 Tahun 2020) tentang Instentif Pajak Untuk Wajib Pajak Terdampak Wabah Virus Covid-19. Pemberian insentif ini sebagai respon dari pemerintah atas menurunnya produktivitas para pelaku usaha. Dan belum lama ini juga pemerintah mencabut Peraturan Menteri Keuangan tersebut yang dinilai sudah tidak tepat, dan digantikan dengan peraturan terbaru yaitu Peraturan Menteri Keuangan Nomor 86 Tahun 2020 (PMK 86 Tahun 2020) tentang Instentif Pajak Untuk Wajib Pajak Terdampak Wabah Virus Covid-19. Apa sih perbandingan kedua Peraturan Menteri Keuangan Tersebut? Simak penjelasan berikut ini.

Bentuk Insentif

PMK 44

PMK 86

  1. PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP).
  • Sektor tertentu (1.062 KLU), WP KITE & Kawasan Berikat (KB).
  • Insentif s.d. September 2020.
  • Pemberitahuan pusat & cabang.
  • Sektor tertentu (1.189 KLU), WP KITE & KB
  • Insentif s.d. Desember 2020
  • Pemberitahuan pusat & cabang (WP KITE & KB)
  • Pemberitahuan hanya disampaikan pusat & berlaku
  • untuk semua cabang (WP sektor tertentu/KLU)
  1. PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah.
  • WP PP 23 Tahun 2018
  • WP harus mengajukan Surat Keterangan & menyampaikan Laporan Realisasi untuk memanfaatkan insentif
  • Laporan Realisasi tiap bulan p.l. tgl 20 bulan berikutnya
  • Insentif s.d. September 2020
  • WP PP 23 Tahun 2018
  • WP tidak perlu mengajukan Surat Keterangan, cukup
  • menyampaikan Laporan Realisasi
  • Laporan Realisasi tiap bulan p.l. tgl 20 bulan berikut
  • Insentif s.d. Desember 2020
  1. Pembebasan PPh Pasal 22 Impor.
  • Sektor tertentu (431 KLU)
  • WP KITE & KB
  • Insentif s.d. September 2020
  • Pelaporan 3 bulanan
  • Sektor tertentu (721 KLU)
  • WP KITE & KB
  • Insentif s.d. Desember 2020
  • Pelaporan :
  • April-Juni: paling lambat 20 Juli 2020
  • Juli-Des: setiap bulan p.l. tgl 20 bulan berikutnya
  1. Pengurangan Angsuran PPh PasaL 25 sebesar 30%.
  • Sektor tertentu (846 KLU)
  • WP KITE & KB
  • Insentif s.d. September 2020
  • Pelaporan 3 bulanan
  • Sektor tertentu (1.013 KLU)
  • WP KITE & KB
  • Insentif s.d. Desember 2020
  • Pelaporan :
  • April-Juni: paling lambat 20 Juli 2020
  • Juli-Des: setiap bulan p.l. tgl 20 bulan berikutnya
  1. Pengembalian pendahuluan PPN sebagai PKP berisiko rendah bagi WP yang menyampaikan SPT Masa PPN lebih bayar restitusi paling banyak 5 miliar rupiah.
  • Sektor tertentu (431 KLU)
  • WP KITE & KB
  • Insentif s.d. September 2020
  • Sektor tertentu (716 KLU)
  • WP KITE & KB
  • Insentif s.d. Desember 2020

 

 

 

Penulis             : Wahyudi

Pic                   : Freepik.com