News

Update terbaru seputar dunia ekonomi

Perpanjangan Insentif Pajak
by Admin - Satvika Consulting  |  April 14, 2021

Insentif pajak untuk wajib pajak terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dilanjutkan, kebijakan ini ditetapkan pemerintah melalui penerbitan PMK No. 9/PMK.03/2021 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019 dalam rangka menekan dampak pandemi Covid-19.

Awalnya, pemerintah melalui PMK No. 44/PMK.03/2020 pada 27 April 2020 menetapkan aturan mengenai insentif pajak untuk pertama kalinya, kemudian aturan tersebut dicabut dan digantikan dengan PMK No. 86/PMK.03/2020 pada 16 Juli 2020. Aturan terkait insentif pajak ini terus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi ini terbukti dengan terdapat perubahan lagi pada 14 Agustus 2020, pemerintah merubah lagi aturan mengenai insentif pajak melalui PMK No. 110/PMK.03/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 86/PMK.03/2020 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019. Hingga pada tanggal 3 Februari 2021 pemerintah memberi keterangan resmi melalui Siaran Pers Nomor SP-05/2021 bahwa penerbitan PMK No. 9/PMK.03/2021 menggantikan PMK No. 86/PMK.03/2020 s.t.d.d PMK No. 110/PMK.03/2020.Perubahan terus menerus ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan produksi pelaku usaha, dan meningkatkan peredaran usaha wajib pajak.

Perpanjangan insentif pajak yang ditetapkan pada PMK No. 9/PMK.03/202 ini dapat dimanfaatkan oleh wajib pajak hingga batas waktu yaitu tanggal 30 Juni 2021. Dalam peraturan tersebut, terdapat enam pokok ketentuan insentif pajak yang diperpanjang. Enam insentif pajak yang dimaksud adalah insentif Pajak Penghasilan Pasal 21, insentif Pajak Penghasilan Jasa Konstruksi, insentif Pajak Penghasilan Pasal 22 Impor, insentif Pajak Penghasilan Pasal 25, insentif Pajak UMKM, dan insentif PPN.

Dengan adanya insentif pajak ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan optimal oleh wajib pajak sehingga dapat memperbaiki dan meningkatkan stabilitas ekonomi indonesia.

Penulis                        : Sariarta (Mahasiswi PKL Politeknik Negeri Bali)