News

Update terbaru seputar dunia ekonomi

PMK 86/2020 : PPh Pasal 25 lapor setiap bulan !
by Admin - Satvika Consulting  |  August 09, 2020

Setelah adanya PMK 44/2020 dimana pemerintah memeberikan insentif pajak  dari masa April sampai dengan masa Sepetember 2020 mendukung program pemerintah dalam membangun perekonomian masyarakat indonesia melihat banyaknya usaha yang terdampak pandemic Covid-19

Tanggal 16 Juli 2020 Kemenkeu menerbitakan PMK 86/2020. Dimana dari insentif yang sudah PMK 44/2020 paparkan kini ada kebijakan terbaru melalui PMK 86/2020 yaitu Laporan pemanfaatan insentif pembebasan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22 Impor dan diskon 30% angsuran PPh Pasal 25 wajib dilaporkan setiap bulannya atau tidak lagi per Kuartal lagi.

penggalan Pasal 10 ayat (11) dan Pasal 12 ayat (2) “Wajib pajak menyampaikan laporan realisasi … paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir,"

Untuk pelaporan pajak masa April sampai Juni masih mengikuti ketentuan sesuai PMK 44/2020.

Kewajiban pelaporan realisasi pemanfaatan fasilitas pembebasan PPh Pasal 22 Impor dan diskon angsuran PPh Pasal 25 baru berlaku atas masa pajak Juli 2020. Sesuai ketentuan, laporan realisasi pemanfaatan fasilitas untuk masa pajak Juli 2020 baru akan dilaporkan kepada DJP pada 20 Agustus mendatang.