News

Update terbaru seputar dunia ekonomi

Shopee, Zoom dan 9 perusahaan lainnya, Resmi memungut Pajak Pertambahan Nilai
by Admin - Satvika Consulting  |  September 19, 2020

Tidak asing bagi kita di era pandemi ini menggunakan jasa layanan produk digital, semua kebutuhan terbatasi dari bepergian hingga bertatap muka langsung untuk penegahan penularan Covid-19. Pandemi ini memaksa masyarakat untuk menggunakan fasilitas berbasis online baik itu berbelanja dan bertatap muka untuk kelangsungan aktivitas masing-masing orang di pandemi ini. Zoom dan shoppe merupakan salah satu sarana untuk hal diatas. 

Sebelumnya pemerintah telah menunjuk beberapa perusahaan sebagai Pemungut perpajakan pertambahan nilai (PPN).  Kali ini Dirjen Pajak kembali menunjuk 12 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai pemungut pajak pertambahan nilai (PPN) atas barang dan jasa digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia.

Penunjukan ini disampaikan otoritas pajak melalui Siaran Pers Nomor: SP-41/2020 yang dipublikasikan pada malam ini, Selasa (8/9/2020). Mereka adalah LinkedIn Singapore Pte. Ltd.; McAfee Ireland Ltd.; Microsoft Ireland Operations Ltd.; Mojang AB; dan Novi Digital Entertainment Pte. Ltd. Kemudian, ada PCCW Vuclip (Singapore) Pte. Ltd.; Skype Communications SARL; Twitter Asia Pacific Pte. Ltd.; Twitter International Company; Zoom Video Communications, Inc.; PT Jingdong Indonesia Pertama; dan PT Shopee International Indonesia. Perusahaan tersebut diatas  muali memungut PPN  per tanggal 1 oktober 2020 atas produk dan layanan digital.

 

Penulis : Cyintia

Pic : Freepik.com