News

Update terbaru seputar dunia ekonomi

Target Penerimaan Pajak 2021 Tidak Realistis, Apa Penyebabnya?
by Admin - Satvika Consulting  |  April 14, 2021

Salah satu yang menjadi topic bahasan media nasional saat ini adalah tidak optimalnya kinerja pada 2020 membuat target pertumbuhan penerimaan pajak pada tahun ini naik dari estimasi awal. Ada 2 faktor yang mempengaruhi kinerja tersebut yang pertama aktivitas ekonomi yang melemah dan yang kedua pemerintah memberikan insentif perpajakan yang sangat luas. Beberapa insentif yang dimaksud adalah PPh Pasal 21 DTP, diskon angsuran PPh Pasal 25, dan potongan tariff PPh Badan. Performa pada 2020 membuat target penerimaan pajak pada 2021 secara otomatis naik. Awalnya, jika target 2020 yang telah diturunkan dengan Perpres 72/2020 tercapai, target tahun ini Rp 1.229,6 triliun hanya tumbuh 2,6%. Namun, karena realisasinya hanya 89,3% target tahun ini tumbuh 14,9%. Target penerimaan pajak tersebut telah berada pada atas pertumbuhan alamiah yang mendekati angaka sembilan persen (9%). Walaupun ddemikian, target tersebut juga memiliki konsekuensi yang terdiri dalam postur APBN lain. Apabila target tidak tercapai, maka pemerintah perlu memiliki manajemen risiko fiscal yang baik dengan harapan tidak terjadi penambahan pada defisit Negara.

Penulis : Sasmita Cahyani, Universitas Udayana
Pic : dttc