News

Update terbaru seputar dunia ekonomi

Tarif PPh atas Bunga Obligasi Tahun 2021
by Admin - Satvika Consulting  |  January 23, 2021

Pada tahun 2021 tarif pajak penghasilan (PPh) final atas bunga obligasi yang diperoleh wajib pajak reksadana sebesar 100% menjadi 10% dari tarif sebelumnya yang hanya sebesar 5%.  Perlu diketahui, bahwa tarif PPh final 5% atas bunga obligasi yang diperoleh wajib pajak reksadana sudah berlaku sejak 2014 dimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 100/2013 yang mengubah PP No. 16/2009 Tentang Pajak Penghasilan Dan Penghasilan Berupa Bunga Obligasi dan peraturan ini telah diubah untuk kedua kalinya menjadi PP No. 55/2019.

Pada peraturan ini tidak ada perubahan atas tata cara pemotongan atas objek pajak ini. Pemotongan PPh tetap dilakukan oleh penerbit obligasi, kustodian selaku agen pembayaran, perusahaan efek, dealer, atau bank. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pemotongan PPh atas bunga obligasi diatur lebih lanjut melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang telah diatur melalui PMK No. 7/2012 perubahan atas PMK No. 85/2011 Tentang Tata Cara Pemotongan, Penyetoran, Dan Pelaporan Pajak Penghasilan Atas Bunga Obligasi

peningkatan tarif PPh bunga obligasi dari 5% menjadi 10% juga berlaku kepada wajib pajak dana investasi infrastruktur (DINFRA) dana investasi real estate (DIRE), hingga kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK-EBA). Wajib pajak ini mendapatkan perlakuan yang sama dengan wajib pajak reksadana untuk mendorong pengembangan pasar keuangan, meningkatkan peran kontrak investasi kolektif dalam menyerap obligasi, dan menciptakan perlakuan yang sama.


Penulis            : Wahyudi

 

.